Mind Mapping

Mind Mapping

Oleh: Hernowo

image

Tidak banyak sebenarnya buku-buku penulisan yang pernah saya baca. Buku Langkah Mudah Membuat Buku yang Menggugah karya Pak Hernowo merupakan salah satu buku menarik buat saya. Saya tertarik dengan konsep “mind mapping” yang Anda kemukakan, namun kurang begitu jelas. Bisakah Anda memberi saya gambaran detail, setidaknya sejauh yang Bung Hernowo pahami dan lakukan selama ini.

Tidak mudah menjelaskan konsep “mind mapping” lewat kata-kata. Saya akan memenuhi permintaan Anda dengan lebih menekankan pada konsep dan bukan teknik “mind mapping”. Pertama, arti harfiah “mind mapping” adalah “pemetaan pikiran”. Ini berarti bahwa apa yang ada di dalam pikiran kita dicoba dipetakan, yang cara pemetaannya menggunakan kata dan gambar. Kata menyimbolkan aktivitas otak belahan kiri dan gambar menyimbolkan aktivitas otak belahan kanan. Kata yang digunakan pun harus tak lebih dari dua kata dan jika bisa haya satu kata. Sementara itu, gambar yang dimunculkan tidak harus bagus. Gambar ini bisa berupa ikon, penanda, atau sekadar bentuk lingkaran atau segitiga. (Saya berharap Anda sudah pernah melihat wujud dari “mind mapping” ini.)

Kedua, jika dikaitkan dengan kegiatan menulis, “mind mapping” ini sangat berguna untuk membuka pikiran kita secara sangat-sangat bebas dan spontan. Tulisan yang bagus, salah satu cirinya, adalah kaya akan ide. Nah, “mind mapping” ini dapat membuat diri kita tiba-tiba memunculkan ide atau, jika sudah punya ide, “mind mapping” dapat membantu untuk mengembangkan dan memperkaya ide.

Ketiga, meski ini tidak mudah dikomunikasikan, “mind mapping” ini dapat menjadi pengganti “outlining” (pembuatan kerangka tulisan/outline) yang hanya memanfaatkan otak belahan kiri. Anda tidak harus membuang “outlining” ketika ingin belajar “mind mapping”. Anda dapat mempertahankan outline tulisan Anda, dan setelah itu coba outline Anda itu Anda kembangkan dengan menggunakan “mind mapping”. Hasilnya akan dahsyat!

Ketika saya menerapkan “mind mapping”, saya memetik beberapa manfaat berikut. Pertama, saya bisa melatih kegiatan otak belahan kiri dan kanan secara sadar. Kedua, saya menjadi lebih bebas dan hampir-hampir tak terbatas dalam mengeksplorasi apa yang tersimpan dalam diri saya. Ketiga, berbeda dengan “outlining”, “mind mapping” memudahkan saya untuk mencari kaitan antara satu materi atau ide dengan materi atau ide lain.

Selamat mencoba dan memetik manfaat dari “mind mapping”.[]

Sumber foto: gettyimages.com

http://www.mizan.com/index.php?fuseaction=emagazine&id=2&fid=20

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s